Zanetti Sebut Inter Waspadai Bodo/Glimt di Playoff Liga Champions

Zanetti Sebut Inter Waspadai Bodo/GlimtZanetti Sebut Inter Waspadai Bodo/Glimt

Zanetti Sebut Inter Waspadai Bodo/Glimt di Playoff Liga Champions

Zanetti Sebut Inter Waspadai Bodo/Glimt

Zanetti Sebut Inter Waspadai Bodo/Glimt — Inter Milan dipastikan bertemu Bodo/Glimt pada babak playoff Liga Champions usai hasil drawing yang digelar di markas UEFA, Nyon, Swiss, Jumat (30/1/2026). Inter memang terhindar dari potensi duel emosional melawan Benfica yang kini dilatih Jose Mourinho, tapi Javier Zanetti menegaskan lawan asal Norwegia tetap tidak boleh dianggap enteng.

Hasil Drawing: Inter vs Bodo/Glimt

Inter menuntaskan fase liga di posisi ke-10, sementara Bodo/Glimt berada di posisi ke-23. Dalam mekanisme undian, tim peringkat 9 atau 10 akan bertemu tim peringkat 23 atau 24, sehingga Inter berpasangan dengan Bodo/Glimt.

Hasil ini juga membuat Inter terhindar dari Benfica (peringkat 24). Benfica saat ini dilatih Jose Mourinho, sosok yang punya sejarah besar bersama Inter pada musim 2009/2010.

Nyaris Bertemu Mourinho, Tapi Inter Harus Fokus

Javier Zanetti, legenda klub yang kini menjabat sebagai wakil presiden Inter, mengakui bahwa laga melawan Benfica akan terasa emosional karena keterkaitan dengan Mourinho. Namun, undian berkata lain. Dan menurut Zanetti, Inter tidak punya waktu untuk bernostalgia.

 

Baca Juga : Joao Felix Jadi Penyedia Assist Ronaldo Saat Al Nassr Menang 3-0

 

Prioritasnya jelas: menyiapkan tim sebaik mungkin untuk menghadapi Bodo/Glimt, karena duel playoff sering ditentukan oleh detail kecil, bukan sekadar nama besar di atas kertas.

Alasan Zanetti Tidak Mau Meremehkan Bodo/Glimt

Zanetti menilai pertandingan ini punya tantangan yang nyata, terutama karena Inter akan lebih dulu bermain tandang di leg pertama. Ada satu faktor yang paling ia soroti: lapangan rumput sintetis di markas Bodo/Glimt.

Lapangan sintetis bisa mengubah ritme pertandingan: pantulan bola berbeda, laju bola lebih cepat, dan adaptasi pemain bisa jadi kunci. Untuk tim yang terbiasa dengan rumput alami, ini bukan detail sepele. Ini potensi “jebakan” klasik yang bisa bikin tim unggulan kerepotan.

Jadwal Kandang-Tandang: Leg Pertama di Norwegia

  • Leg pertama: Inter Milan tandang ke markas Bodo/Glimt
  • Leg kedua: Inter bermain di Stadion Giuseppe Meazza
  • Faktor penting: adaptasi terhadap rumput sintetis dan intensitas laga tandang

Kesimpulan

Inter boleh saja terhindar dari cerita besar bernama Mourinho, tapi playoff bukan panggung untuk sentimental. Pesan Zanetti sederhana: fokus, detail, dan adaptasi. Melawan Bodo/Glimt, Inter harus menang bukan karena “nama besar”, tapi karena persiapan yang benar-benar rapi dari menit pertama hingga terakhir.

Beritabola

Penulis Profesional dan SEO Specialist Untuk beritabolabaru.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Exit mobile version