Serangan Flu di Cobham Jadi Ujian Awal Liam Rosenior Bersama Chelsea

Ujian Awal Liam Rosenior Bersama Chelsea – Chelsea lagi cari pijakan stabil di era Liam Rosenior, tapi situasi di pusat latihan Cobham malah
ikut bikin pusing. Sejumlah pemain dan staf dilaporkan terserang flu, tepat saat jadwal pertandingan makin padat.
Delap dan Gittens Absen Saat Chelsea Kalah dari Arsenal
Chelsea kehilangan dua pemain jelang laga kontra Arsenal di Carabao Cup, Kamis (15/1/2026) dini hari WIB.
Jamie Gittens disebut sudah sakit flu sejak Selasa malam, sementara Liam Delap dicoret dari skuad hanya sekitar
empat jam sebelum kick-off.
Kedua pemain itu kemudian diistirahatkan di rumah dan tidak ikut sesi latihan pada Kamis (15/1). Situasi ini jelas tidak ideal, apalagi Chelsea
sedang mencoba membangun ritme dan kepercayaan diri bersama pelatih baru.
Virus Menyebar, Staf Chelsea Juga Ikut Terdampak
Masalahnya tidak berhenti pada dua pemain itu saja. Laporan dari media Inggris menyebut ada sejumlah staf Chelsea yang turut terjangkit, sehingga klub
mulai mengambil langkah pencegahan untuk menahan penyebaran virus di lingkungan tim.
Rosenior pun mengakui pihak klub sudah menggelar pertemuan internal dan mengingatkan semua orang untuk menjalankan protokol kebersihan dasar, termasuk
hal-hal sederhana seperti mencuci tangan secara rutin.
Baca Juga : Toni Kroos Prediksi Barcelona Sulit Juara Liga Champions Musim Ini
“Saat ini dia masih di rumah untuk pemulihan, begitu juga Jamie Gittens. Dokter klub sedang berupaya untuk mengendalikan sebaran virus karena beberapa
staf kami juga terjangkit. Kami mengadakan pertemuan hari ini, memberi tahu semua orang untuk mencuci tangan dan sebagainya,” kata Liam Rosenior.
“Kami akan menjalani periode yang sibuk, jadi kami membutuhkan semua orang dalam kondisi siap, bugar, dan sehat.”
Jadwal Padat, Chelsea Butuh Skuad Tetap Fit
Timing-nya benar-benar tidak bersahabat. Chelsea akan melanjutkan pertandingan Premier League dengan menjamu
Brentford di Stamford Bridge, Sabtu (17/1/2026) malam WIB. Dengan jadwal yang rapat, kondisi kebugaran dan ketersediaan pemain bisa
jadi faktor penentu, bukan cuma taktik di papan strategi.
Bersama Rosenior, Chelsea sejauh ini mencatat hasil campur aduk: menang atas Charlton Athletic di Piala FA, tapi
kemudian kalah dari Arsenal. Di liga, performa juga belum konsisten, dengan catatan hanya satu kemenangan dalam tujuh laga terakhir.
Ujian Ganda untuk Rosenior: Performa dan Situasi Ruang Ganti
Di fase awal kepemimpinannya, Rosenior bukan hanya dituntut memperbaiki hasil, tetapi juga mengelola situasi tim secara keseluruhan. Wabah flu di
Cobham membuat pekerjaan itu makin kompleks, karena persiapan pertandingan bisa terganggu, rotasi terpaksa dilakukan, dan intensitas latihan harus
disesuaikan.
Chelsea butuh stabilitas, dan stabilitas itu biasanya dimulai dari hal paling sederhana: pemain yang tersedia, bugar, dan siap bertanding.
