Senegal ke Final Piala Afrika 2025, Sadio Mane Kembali Patahkan Harapan Mesir
Senegal ke Final Piala Afrika 2025 – Senegal memastikan tiket ke final Piala Afrika 2025 setelah menyingkirkan Mesir 1-0 di Tangier. Gol penentu dicetak Sadio Mane, yang lagi-lagi membuat Mohamed Salah harus menerima akhir pahit di panggung terbesar Afrika.
Semifinal di Tangier: Senegal Dominan, Mesir Minim Peluang
Laga Senegal vs Mesir digelar di Tangier Grand Stadium, Kamis (15/1/2026) dini hari WIB.
Sepanjang pertandingan, Senegal terlihat lebih agresif dan lebih berani mengambil risiko.
Secara statistik, Senegal mencatat 11 percobaan tembakan dengan empat yang mengarah ke gawang.
Sementara Mesir lebih banyak bertahan dan kesulitan membangun serangan, hanya membuat empat percobaan dengan satu yang on target.
Ketika laga seperti mengarah ke skor kacamata, momen penentu akhirnya datang di menit ke-78.
Sadio Mane melepaskan tembakan yang menembus pertahanan Mesir dan berujung gol. Senegal unggul 1-0 dan mempertahankannya hingga peluit akhir.
Senegal Tantang Maroko di Final Piala Afrika 2025
Kemenangan ini membuat Senegal melaju ke final dan akan berhadapan dengan Maroko yang berstatus tuan rumah.
Final ini terasa “berat” dari sisi atmosfer, karena Maroko akan didukung publik sendiri, sementara Senegal datang dengan reputasi dan mental juara.
Di sisi lain, Mesir harus menelan kekecewaan karena gagal mengulang pencapaian di edisi 2021 ketika mereka mencapai final.
Meski punya tradisi kuat di Piala Afrika, semifinal ini menunjukkan Mesir masih punya pekerjaan rumah besar, terutama dalam urusan kreativitas dan ketajaman di depan gawang.
Mane vs Salah: Rivalitas yang Kembali Berulang di Panggung Afrika
Sorotan terbesar laga ini tentu saja duel emosional dua bintang besar Afrika: Sadio Mane (Senegal) dan Mohamed Salah (Mesir).
Ini bukan pertama kalinya Mane “menggagalkan” mimpi Salah di level tim nasional.
Baca Juga : Real Madrid Tersingkir dari Copa del Rey: Kalah 2-3 dari Albacete
Tidak lama berselang, Senegal juga menyingkirkan Mesir di playoff Piala Dunia 2022, lagi-lagi melalui drama penalti.
Kini, di semifinal Piala Afrika 2025, ceritanya seperti terulang: Senegal menang, Mesir tersingkir, dan Mane menjadi figur penentu.
Pelukan Setelah Laga: Tidak Ada Dendam, Hanya Respek
Yang menarik, tensi rivalitas itu tidak berubah menjadi permusuhan.
Setelah pertandingan, Salah dan Mane tetap menunjukkan hubungan profesional yang sehat: bersalaman, berpelukan, dan bertukar kata.
Dalam video yang beredar, Salah terdengar membisikkan, “Good luck, Sadio.”
Momen ini terasa manusiawi, karena pada akhirnya mereka bukan cuma bintang besar yang dibebani ekspektasi negara, tapi juga dua pemain top yang paham rasanya menang dan kalah.
Rekor Gol Piala Afrika: Mane Samai Torehan Salah
Gol ke gawang Mesir juga berarti penting untuk catatan pribadi Mane.
Ia kini menyamai torehan 11 gol Mohamed Salah di ajang Piala Afrika, yang menempatkan keduanya sejajar dalam daftar pencetak gol sepanjang masa turnamen.
Bagi Mane, performanya di edisi 2025 juga terasa tajam karena ia sudah mengoleksi dua gol di turnamen ini.
Dengan final di depan mata, peluangnya menambah angka masih terbuka lebar, apalagi jika Senegal mampu menjaga momentum.
