Mohamed Salah Ucapkan Selamat Natal Lagi, Netizen Heboh: Toleransi atau Kontroversi?

Mohamed Salah Ucapkan Selamat Natal Lagi – Mohamed Salah kembali mengunggah ucapan Selamat Natal di media sosialnya. Seperti tahun-tahun sebelumnya, unggahan penyerang Liverpool itu memantik reaksi campur aduk: ada yang memujinya sebagai simbol toleransi, ada pula yang menganggapnya berlebihan karena Salah seorang Muslim.
Unggahan “Selamat Natal” yang Selalu Jadi Agenda Tahunan
Mohamed Salah kembali membuat publik ramai menjelang akhir tahun. Penyerang Liverpool itu mengunggah foto dua anaknya
sedang duduk di depan pohon Natal di rumah, disertai tulisan singkat: “Selamat Natal” dan emoji hati merah.
Sederhana? Di dunia nyata, mungkin iya. Di media sosial, jelas tidak. Seperti musim-musim sebelumnya, unggahan Salah langsung memantik komentar bertubi-tubi,
dari yang memberi ucapan balik sampai yang menilai hal ini tidak perlu dilakukan.
Netizen Terbelah: Antara “Toleransi” dan “Tidak Perlu Ikut-ikutan”
Reaksi netizen mengalir dari dua arah yang berlawanan. Sebagian pihak menganggap Salah, sebagai seorang Muslim, tidak perlu menampilkan
ucapan Natal secara terbuka, apalagi disertai simbol perayaan seperti pohon Natal. Mereka melihatnya sebagai bentuk “ikut-ikutan” yang dinilai berlebihan.
Di sisi lain, banyak juga yang justru melihat unggahan itu sebagai gestur toleransi dan penghormatan kepada orang-orang di sekitarnya,
mengingat Salah hidup dan bekerja di Inggris, negara dengan budaya Natal yang sangat kuat setiap Desember.
Baca Juga : Ruben Amorim Tegaskan Kobbie Mainoo Punya Masa Depan di MU: “Dia Hanya Perlu Bersabar”
Di kolom komentar, ada yang menuliskan ucapan balik seperti “Selamat Natal, Mohamed”, ada juga yang menyebut unggahan ini “yang paling ditunggu-tunggu”
karena setiap tahun selalu muncul dan selalu memancing diskusi baru.
“Anomali Setelah Salah Posting”: Candaan Fans yang Ikut Meramaikan
Di luar debat serius, ada juga yang datang membawa humor. Sebagian fans menggoda bahwa setiap kali Salah membuat unggahan Natal,
ada “anomali” yang terjadi setelahnya: performa Liverpool menurun, atau Salah tidak setajam biasanya di lapangan.
Tentu ini bukan analisis ilmiah, melainkan tipe candaan khas fans bola: mengaitkan kejadian di luar lapangan dengan hasil pertandingan,
lalu menjadikannya bahan lelucon bersama.
Kenapa Unggahan Salah Selalu Disorot?
Salah bukan pemain biasa. Ia adalah salah satu figur paling terkenal dari Mesir yang bersinar di Premier League,
dan juga termasuk pemain Muslim paling menonjol di Inggris dalam beberapa tahun terakhir. Apa pun yang ia lakukan mudah menjadi simbol,
entah simbol olahraga, budaya, bahkan isu sosial.
Karena itu, unggahan sederhana bertema Natal pun berubah menjadi ruang proyeksi banyak orang: ada yang melihatnya sebagai toleransi,
ada yang melihatnya sebagai isu identitas, dan ada yang hanya melihatnya sebagai “posting keluarga di rumah”.
Salah di Liverpool: Status Bintang yang Membuat Semua Gerakannya Terlihat
Bersama Liverpool, Mohamed Salah telah menjadi salah satu ikon era modern klub. Ia dikenal sebagai penyerang yang produktif,
dengan catatan gol yang terus bertambah dan peran penting dalam keberhasilan Liverpool meraih trofi besar dalam beberapa musim terakhir.
Riwayat klubnya juga membuat namanya semakin familiar bagi publik global: Salah pernah bermain untuk Chelsea,
Fiorentina, dan AS Roma sebelum mencapai puncak kariernya di Liverpool.
Perjalanan lintas liga ini membuatnya punya audiens besar yang tidak cuma mengikuti sepak bolanya, tapi juga sisi personalnya.
Di Balik Debat, Ada Realitas Sosial yang Lebih Luas
Ada alasan kenapa nama Salah sering muncul dalam diskusi sosial di Inggris. Keberhasilan pemain Muslim di panggung terbesar
seperti Premier League kerap disebut membantu memperluas pemahaman publik dan mengurangi stigma terhadap komunitas Muslim.
Dalam konteks ini, Salah bukan hanya atlet, tapi juga figur publik yang membawa representasi.
Namun pada akhirnya, unggahan Natal seperti ini juga mengingatkan satu hal yang sering dilupakan netizen:
tidak semua gestur harus dibaca sebagai pernyataan ideologis. Kadang itu cuma ucapan singkat untuk orang lain,
atau sekadar foto keluarga di rumah pada musim liburan.
FAQ
Apa yang diunggah Mohamed Salah saat Natal?
Salah mengunggah foto dua anaknya duduk di depan pohon Natal di rumah, disertai tulisan “Selamat Natal” dan emoji hati merah.
Kenapa unggahan Salah memicu kontroversi?
Karena Salah beragama Islam, sehingga sebagian netizen menilai ia tidak perlu ikut merayakan Natal. Namun pihak lain menilai unggahan itu sebagai bentuk toleransi dan penghormatan.
Apakah Salah sering mengucapkan Selamat Natal?
Ya, Salah dikenal kerap mengucapkan Selamat Natal dari tahun ke tahun, dan unggahan seperti ini biasanya selalu menjadi sorotan di media sosial.
Kenapa Salah disebut figur penting di Inggris selain karena sepak bola?
Karena ia termasuk pemain Muslim paling menonjol di Premier League dan sering dianggap berperan dalam memperluas representasi serta memperkecil stigma sosial terhadap Muslim di Inggris.
