Aston Villa Tak Jadi Tebus Harvey Elliott, Unai Emery Jelaskan Dilema Klausul Pinjaman

Aston Villa Tak Jadi Tebus Harvey ElliottAston Villa Tak Jadi Tebus Harvey Elliott
Aston Villa akhirnya mengambil sikap yang tegas soal masa depan Harvey Elliott.
Klub asal Birmingham itu dikabarkan memutuskan tidak akan menebus Elliott secara permanen dari Liverpool,
meski sang pemain datang dengan status pinjaman semusim penuh sejak September lalu.Keputusan ini bukan sekadar soal performa. Ada faktor kontrak yang membuat situasi Elliott jadi serba tidak enak:
Villa terikat klausul wajib beli senilai 35 juta pound sterling jika Elliott mencapai ambang tertentu di Premier League.
Namun seiring waktu berjalan, menit bermainnya justru dibatasi.

Klausul Wajib Beli Jadi Biang Masalah

Dalam kesepakatan peminjaman, Elliott disebut wajib ditebus jika tampil minimal 10 kali di Premier League.
Masalahnya, Elliott justru jarang dimainkan oleh Unai Emery. Ia baru mencatatkan lima penampilan
dan bahkan penampilan terakhirnya terjadi pada Oktober lalu, saat masuk sebagai pemain pengganti menghadapi Feyenoord
di ajang Liga Europa.

Belakangan muncul informasi bahwa Villa memang sengaja mengatur menit bermain Elliott agar klausul pembelian permanen tidak aktif.
Alasannya terdengar dingin tapi realistis: Villa ingin mengalokasikan dana transfer untuk kebutuhan skuad lain.

 

Baca Juga : Calum McFarlane Sebut Chelsea Tetap Fokus Hadapi Manchester City Meski Maresca Pergi

 

Unai Emery menyebut bahwa Elliott dipinjamkan dengan klausul tertentu, dan klub memutuskan sejak dua bulan lalu bahwa mereka tidak yakin
untuk merekrutnya dengan biaya yang dibutuhkan. Emery menegaskan Elliott tetap berlatih setiap hari dengan sikap profesional dan membantu tim
dalam sesi latihan, meski situasinya tidak ideal bagi semua pihak.

Profesional di Latihan, Tapi Mandek di Pertandingan

Ini juga menjelaskan kenapa situasinya terasa janggal bagi fans. Elliott bukan cedera panjang, bukan pula pemain yang sedang dihukum,
tapi menit bermainnya seolah dikunci oleh klausul kontrak. Bagi pemain berusia 22 tahun yang butuh jam terbang, kondisi seperti ini
bisa menjadi periode yang menghambat perkembangan.

Kenapa Elliott Sulit Pindah di Januari?

Kalau dipikir sekilas, solusi paling gampang adalah memindahkan Elliott ke klub lain pada bursa transfer Januari.
Masalahnya, ada aturan yang bikin jalur itu tidak semudah kedengarannya.

Dalam satu musim, seorang pemain tidak bisa memperkuat lebih dari dua klub dalam pertandingan resmi.
Elliott sudah bermain untuk Liverpool (dua kali) sebelum pindah ke Villa, sehingga ruang geraknya makin sempit.

  • Opsi 1: Tetap bertahan di Villa sampai akhir musim, meski menit bermain terbatas.
  • Opsi 2: Kembali ke Liverpool, tapi ini juga tidak ideal jika Liverpool tidak berniat memainkannya.
  • Opsi 3: Pindah ke liga dengan kalender berbeda, seperti Major League Soccer (MLS).

Dalam laporan yang beredar, Charlotte FC disebut berminat. Namun, Elliott dikabarkan belum antusias untuk pindah ke Amerika Serikat.

Dilema Liverpool dan Potensi Denda untuk Villa

Situasi makin pelik karena Liverpool juga tidak terlihat bersemangat untuk “memulangkan” Elliott lebih cepat.
Jika Elliott kembali ke Anfield tanpa rencana yang jelas, ia tetap berisiko terjebak di bangku cadangan, hanya dengan seragam yang berbeda.

Di sisi lain, jika Villa memutuskan mengakhiri pinjaman lebih cepat dan memulangkannya ke Liverpool,
klub disebut bisa terkena konsekuensi finansial berupa denda, karena Liverpool sejak awal memandang Elliott sebagai aset yang
berpotensi dilepas permanen dalam struktur kesepakatan tersebut.

Pada akhirnya, cerita ini menunjukkan sisi sepak bola yang sering ditutup-tutupi: pemain bisa menjadi korban tarik-menarik klausul.
Villa ingin efisien dengan anggaran, Liverpool menjaga nilai aset, sementara Elliott butuh satu hal yang paling sederhana:
kesempatan bermain yang konsisten.

Beritabola

Penulis Profesional dan SEO Specialist Untuk beritabolabaru.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Exit mobile version