Aksi Arteta di Pinggir Lapangan Jadi Sorotan Saat Arsenal Gasak Aston Villa

Aksi Arteta di Pinggir Lapangan Jadi Sorotan – Mikel Arteta kembali jadi bahan pembicaraan setelah kamera menangkap momen dirinya meninggalkan area teknis saat Arsenal menang 4-1 atas Aston Villa
di Emirates Stadium. Sebagian suporter menilai itu bentuk “taktik gelap”, sementara lainnya menganggapnya sekadar insting kompetitif yang kelewat total.
Arsenal Menutup 2025 dengan Pesta Gol
Arsenal menutup tahun 2025 dengan cara yang sangat “Arsenal versi pemburu gelar”: menang besar dan bikin lawan kelihatan kecil.
Di Emirates Stadium, Rabu (31/12/2025), Meriam London menghajar Aston Villa 4-1
pada matchday ke-19 Premier League.
Kemenangan itu membuat pasukan Mikel Arteta makin nyaman di puncak klasemen dengan 45 poin.
Bukayo Saka dan rekan-rekannya kini disebut unggul empat poin atas Manchester City di bawahnya,
sekaligus menambah kepercayaan diri jelang rangkaian laga padat awal tahun.
Momen yang Jadi Bahan Ribut: Arteta “Ikut Pressing” dari Pinggir Lapangan
Namun, bukan hanya skor yang mencuri perhatian. Kamera menyorot satu momen yang bikin media sosial gaduh:
Arteta terlihat meninggalkan area teknisnya saat pemain Villa, Jadon Sancho, mendekati garis samping.
Di momen itu, Sancho sedang berada dekat situasi duel dengan Piero Hincapie.
Bagi sebagian fans, gerakan Arteta dianggap seperti upaya “mengunci” ruang gerak Sancho, setidaknya secara psikologis.
Idenya sederhana: ketika pemain lawan sudah mepet garis, ruangnya sempit, lalu tiba-tiba ada sosok pelatih yang maju mendekat,
maka opsi geraknya makin terbatas. Apakah itu berpengaruh secara nyata? Sulit dibuktikan. Tapi manusia suka drama, jadi ya… viral.
Di media sosial X, beberapa suporter menilai “pressing” Arteta efektif karena membuat Sancho tak punya banyak pilihan selain mengembalikan bola ke belakang.
Ada juga yang memuji Arteta sebagai manajer yang totalitas, sementara pihak lain menyebutnya taktik “gelap” yang tidak perlu.
Kenapa aksi ini diperdebatkan?
- Area teknis punya aturan dan batasan, dan pelatih idealnya tidak ikut “mengintervensi” jalur permainan.
- Garis tepi adalah ruang sempit. Kehadiran tambahan (bahkan sekadar visual) bisa dianggap mengganggu fokus pemain.
- Viral effect: sekali ada video, interpretasinya bebas. Separuh bilang licik, separuh bilang cerdas.
Bukan Pertama Kali: Riwayat “Keluar Jalur” Arteta
Yang membuat cerita ini makin ramai: momen seperti ini bukan kejadian sekali lewat. Disebutkan, Arteta juga pernah terlihat meninggalkan area teknis
saat Arsenal menghadapi Crystal Palace pada 23 Desember 2025.
Polanya mirip: dekat garis samping, lawan sedang membangun serangan, lalu Arteta tampak terlalu “ikut hidup” dalam situasi itu.
Baca Juga : Maresca Absen Jumpa Pers, Muncul Rumor Masa Depan di Chelsea
Dejan Kulusevski, dari sisi lapangan pada September 2023.
Lalu ada momen lain saat laga Arsenal melawan Manchester City pada Februari 2023 yang disebut membuat
Kevin De Bruyne kesal hingga terjadi kontak dorongan.
Rangkaian ini membentuk narasi yang gampang dijual: Arteta bukan cuma pelatih, tapi “aktor samping” yang kadang terlalu aktif.
Para pendukungnya menyebut itu passion. Para pembencinya menyebut itu gangguan. Dunia sepak bola modern, tempat semua hal dinilai dari klip 8 detik.
Antara Insting Kompetitif dan Garis Etika
Dalam konteks kompetisi ketat seperti Premier League, wajar kalau pelatih ingin menguasai detail sekecil apa pun.
Namun ada garis yang tetap harus dijaga: pelatih tidak boleh memengaruhi permainan secara langsung.
Maka inti perdebatan sebenarnya bukan “Arteta lucu atau licik”, tapi apakah aksinya berpotensi melanggar semangat fair play
dan aturan area teknis.
Terlepas dari komentar warganet, Arsenal sendiri menutup 2025 dengan pesan yang jelas: mereka serius mengejar gelar.
Dan ketika sebuah tim sedang di puncak, semua hal akan diperbesar, termasuk gerakan manajernya yang cuma satu langkah terlalu maju.
FAQ
Apa yang membuat aksi Arteta viral?
Arteta terlihat meninggalkan area teknis saat pemain Aston Villa, Jadon Sancho, berada dekat garis samping. Momen itu dianggap sebagian fans sebagai “taktik gelap” untuk mengganggu ruang gerak lawan.
Bagaimana hasil Arsenal vs Aston Villa?
Arsenal menang 4-1 atas Aston Villa di Emirates Stadium pada Rabu (31/12/2025) di matchday ke-19 Premier League.
Apa dampaknya untuk klasemen Premier League?
Kemenangan membuat Arsenal tetap di puncak dengan 45 poin dan disebut unggul 4 poin dari Manchester City di posisi bawahnya.
Apakah Arteta pernah melakukan hal serupa sebelumnya?
Disebutkan Arteta pernah keluar dari area teknis saat melawan Crystal Palace (23 Desember 2025), juga dalam beberapa laga lain seperti kontra Tottenham pada September 2023 dan kontra Manchester City pada Februari 2023.
