Oliver Glasner Soroti Penalti Manchester United saat Crystal Palace Kalah di Old Trafford

Oliver Glasner Soroti Penalti Manchester United – Manajer Crystal Palace, Oliver Glasner, mempertanyakan keputusan penalti yang diberikan untuk Manchester United dalam laga lanjutan Liga Inggris di Old Trafford, Minggu (1/3/2026) malam WIB. Menurut Glasner, hukuman tersebut tidak seharusnya diberikan karena pelanggaran dinilai terjadi di luar kotak penalti.
Pertandingan yang sempat berjalan ideal untuk Crystal Palace itu akhirnya berbalik arah. Setelah unggul lebih dulu, tim tamu harus menerima kenyataan pahit usai insiden kontroversial yang berujung penalti, kartu merah, dan kebangkitan Manchester United.
Crystal Palace Sempat Unggul Cepat Lewat Maxence Lacroix
Crystal Palace memulai pertandingan dengan sangat baik saat Maxence Lacroix mencetak gol pembuka pada menit keempat. Bek Palace itu menanduk bola dengan akurat untuk membawa timnya unggul cepat di markas Manchester United.
Gol tersebut membuat Palace berada dalam posisi menguntungkan sejak awal. Namun setelah unggul, tim tamu lebih banyak berada di bawah tekanan karena Manchester United terus meningkatkan intensitas serangan.
Manchester United Menekan, Palace Bertahan hingga Insiden Krusial
Setelah tertinggal, Manchester United tampil lebih agresif dan memaksa Crystal Palace bertahan lebih dalam. Palace sempat mampu menjaga keunggulan dengan organisasi pertahanan yang cukup disiplin, meski tekanan tuan rumah terus meningkat.
Situasi berubah drastis pada menit ke-54 ketika Maxence Lacroix kalah langkah dalam duel dengan Matheus Cunha. Dalam upaya menghentikan laju lawan, Lacroix terlihat menarik jersey Cunha yang sedang bergerak menuju gawang.
Insiden Penalti dan Kartu Merah Jadi Titik Balik Laga
Setelah insiden tersebut, Cunha terjatuh dan wasit Chris Kavanagh memutuskan memberikan penalti kepada Manchester United. Tidak hanya itu, Lacroix juga diganjar kartu merah karena dianggap sebagai pemain terakhir yang menghentikan peluang emas lawan.
Keputusan ini menjadi titik balik pertandingan. Bruno Fernandes sukses mengeksekusi penalti untuk menyamakan skor menjadi 1-1, sebelum Benjamin Sesko mencetak gol kemenangan melalui sundulan pada menit ke-65.
Baca Juga : Manchester United Jadi Satu-satunya Tim yang Belum Terkalahkan di Premier League Sepanjang 2026
Manchester United pun menutup laga dengan kemenangan 2-1, hasil yang membuat mereka naik ke posisi ketiga klasemen dan memperpanjang tren positif menjadi 11 pertandingan tak terkalahkan.
Oliver Glasner Nilai Keputusan Wasit Salah
Usai pertandingan, Oliver Glasner mengaku kecewa dengan keputusan wasit yang menurutnya merugikan Crystal Palace. Ia menilai pelanggaran terhadap Matheus Cunha bermula di luar kotak penalti, sehingga seharusnya tidak berujung hadiah penalti untuk Manchester United.
Glasner juga menyoroti aspek kartu merah. Menurutnya, jika pun insiden itu tetap dianggap pelanggaran, hukuman yang lebih tepat adalah tendangan bebas dan kemungkinan kartu merah karena pelanggaran terjadi di luar area penalti. Namun jika insiden dinilai terjadi di dalam kotak, ia mempertanyakan apakah situasinya benar-benar memenuhi syarat sebagai peluang gol yang jelas.
Glasner Singgung Pengaruh Atmosfer Old Trafford
Dalam komentarnya, Glasner mengisyaratkan bahwa keputusan wasit bisa saja dipengaruhi oleh tekanan atmosfer kandang Manchester United. Ia merasa Crystal Palace dirugikan oleh keputusan yang menurutnya tidak sesuai dengan jalannya insiden di lapangan.
Menurut Glasner, keputusan tersebut tetap sulit diterima meski wasit telah melihat VAR. Baginya, inti persoalannya adalah titik awal pelanggaran yang ia yakini terjadi di luar kotak penalti.
“Ada beberapa situasi berbeda yang perlu dilihat juga, tapi rasanya ini keputusan yang salah,” ujar Glasner.
Ia menambahkan bahwa insiden itu seharusnya tidak menghasilkan penalti bagi Manchester United.
“Ini bukan penalti, mungkin kartu merah karena pelanggaran di luar kotak penalti. Tapi pelanggaran dimulai di luar kotak penalti. Mungkin ini sedikit bonus dari Old Trafford.”
Kontroversi Wasit Kembali Jadi Sorotan di Liga Inggris
Insiden seperti ini kembali memperlihatkan bagaimana keputusan wasit dan penggunaan VAR tetap bisa memunculkan perdebatan, terutama dalam laga besar dengan tekanan tinggi. Ketika satu keputusan langsung mengubah hasil pertandingan, reaksi keras dari pihak yang dirugikan menjadi hal yang nyaris tak terhindarkan.
Dalam konteks laga ini, penalti dan kartu merah bukan hanya mengubah skor, tetapi juga mengubah momentum pertandingan secara total. Dari tim yang sempat unggul, Crystal Palace justru kehilangan kontrol setelah keputusan tersebut.
Kesimpulan
Oliver Glasner menilai penalti untuk Manchester United saat menghadapi Crystal Palace tidak seharusnya diberikan. Menurutnya, pelanggaran terhadap Matheus Cunha bermula di luar kotak penalti, sehingga keputusan wasit menjadi sumber kontroversi utama dalam laga tersebut.
Terlepas dari protes Palace, hasil akhir tetap menguntungkan Manchester United yang menang 2-1 dan melanjutkan tren positif mereka. Sementara bagi Crystal Palace, kekalahan ini akan tetap terasa pahit karena datang dari momen yang dianggap lahir dari keputusan yang salah.
