Rumor Jay Idzes ke San Siro Menguat: Jika Gabung Milan/Inter, Segini Estimasi Gaji “Bang Jay”

Rumor Jay Idzes ke San Siro Menguat – Nama Jay Idzes terus dikaitkan dengan langkah besar menuju San Siro. Bek Timnas Indonesia yang tampil solid di Serie A bersama Sassuolo itu dispekulasikan masuk radar AC Milan dan Inter Milan. Jika transfer Januari 2026 terjadi, Idzes diprediksi mengalami lonjakan gaji yang signifikan, seiring naiknya level klub, tekanan, dan ekspektasi.Jay Idzes, Sassuolo, AC Milan, Inter Milan, Serie A, San Siro, Timnas Indonesia, Calcio e Finanza, Capology, La Gazzetta dello Sport, Tuttosport, Venezia
Jay Idzes dan Panggung San Siro: “Naik Kelas” yang Masuk Akal di Atas Kertas
Rumor kepindahan Jay Idzes ke klub besar Italia kembali ramai menjelang pergantian tahun. Nama “Bang Jay” disebut-sebut siap
naik level setelah tampil solid bersama Sassuolo. Lompatan ke AC Milan atau Inter Milan
bukan cuma soal prestise. Itu berarti perubahan total: ritme latihan, target kemenangan tiap pekan, sorotan media, sampai tekanan di lapangan.
Baca Juga : MU Tekuk Newcastle 1-0 dan Akhiri Puasa Clean Sheet 10 Laga: “Akhirnya!”
Januari 2026, seberapa besar estimasi gaji yang realistis?
Gaji Jay Idzes di Sassuolo: Pondasi Angka Sebelum Melompat
Berdasarkan estimasi yang beredar dari sumber data sepak bola yang sering membahas finansial dan payroll, gaji Jay Idzes di Sassuolo disebut berada
pada kisaran €800.000 hingga €1.000.000 per musim. Angka ini dikaitkan dengan statusnya setelah pindah dari Venezia
dan masuk dalam struktur pemain inti.
Estimasi gaji Jay Idzes saat ini
€800.000 – €1.000.000
Kisaran gaji pemain inti klub Serie A papan menengah
± Rp 13,6 – 17 miliar
Dengan asumsi kurs €1 ≈ Rp 17.000
Catatan: angka gaji pemain bisa berbeda tergantung bonus (penampilan, clean sheet, target tim), pajak, dan klausul komersial.
Jika ke Milan/Inter: Kenapa Gaji Bisa Lompat Tajam?
Pindah dari klub papan menengah ke raksasa Serie A biasanya membawa kenaikan gaji besar karena tiga hal:
ekspektasi lebih tinggi, jadwal lebih padat (kompetisi domestik + Eropa), dan
nilai reputasi pemain yang ikut terdongkrak ketika masuk proyek elite.
Dalam rumor yang beredar, Idzes diproyeksikan masuk struktur gaji bek di klub besar, bukan sekadar “pemain pelapis”. Karena itu,
estimasi yang paling sering muncul berada di rentang €1,8 juta hingga €2,5 juta per musim.
Estimasi €2 jutaan per musim dianggap titik temu yang paling “masuk akal” untuk pemain yang naik kelas ke klub top, tanpa merusak struktur gaji internal.
Estimasi gaji Jay Idzes jika bergabung ke AC Milan atau Inter Milan (rumor)
| Komponen | Estimasi | Keterangan |
|---|---|---|
| Gaji per musim | €1,8 juta – €2,5 juta (± Rp 30,6 – 42,5 miliar) | Asumsi kurs €1 ≈ Rp 17.000, belum termasuk bonus |
| Durasi kontrak | 4 – 5 tahun | Proyeksi kontrak jangka panjang untuk pemain yang dianggap investasi |
| Periode kontrak | hingga sekitar Juni 2030 | Bergantung start kontrak dan struktur musim |
Gaji final bisa berbeda karena faktor pajak Italia, bonus performa, klausul loyalitas, dan kesepakatan hak citra (image rights) bila ada.
Perbandingan dengan Bek yang Ada di Milan dan Inter
Untuk melihat apakah angka tersebut “kebesaran” atau “masuk akal”, rumor yang beredar biasanya membandingkan proyeksi gaji Idzes
dengan beberapa bek tengah yang ada di skuad AC Milan dan Inter Milan.
Perbandingan ini bukan klaim resmi payroll, melainkan ilustrasi struktur gaji yang sering dibahas di media-data publik.
Perbandingan estimasi gaji (ilustratif)
| Pemain | Klub | Status | Estimasi gaji per musim |
|---|---|---|---|
| Jay Idzes (proyeksi) | AC Milan / Inter | Rekrutan baru | €1,8M – €2,5M (± Rp 30–42 miliar) |
| Strahinja Pavlović | AC Milan | Bek tengah | ± €1,7M (± Rp 28,9 miliar) |
| Matteo Gabbia | AC Milan | Bek tengah | ± €1,5M (± Rp 25,5 miliar) |
| Yann Bisseck | Inter Milan | Bek tengah | ± €1,2M (± Rp 20,4 miliar) |
| Jay Idzes (saat ini) | Sassuolo | Pemain inti | ± €1,0M (± Rp 17 miliar) |
| Jay Idzes (periode Venezia) | Venezia | Pemain inti | ± €0,45M (± Rp 7,6 miliar) |
Konversi menggunakan asumsi kurs Desember 2025: €1 ≈ Rp 17.000. Angka bersifat estimasi/ilustrasi.
Kenapa Angka €2 Jutaan Bisa Terlihat “Wajar” Secara Bisnis?
Kalau kamu mengira klub besar asal “lempar duit” tanpa hitung-hitungan, itu mitos yang masih hidup karena internet suka drama.
Klub elite modern biasanya ketat menjaga wage bill dan struktur gaji, supaya ruang finansial tetap aman untuk kontrak pemain inti lain.
Dalam konteks itu, gaji di kisaran €2 jutaan per musim sering dianggap realistis untuk pemain yang masuk kategori:
siap main, punya pengalaman level Serie A, dan punya nilai jual kembali.
Apalagi jika pemain dibawa untuk menambah kedalaman skuad yang mengejar target domestik dan Eropa.
Sassuolo dan Urusan Bisnis: Transfer Fee Bisa Jadi Faktor Penentu
Rumor ini juga menyinggung karakter Sassuolo sebagai klub yang dikenal cerdas dalam urusan jual-beli pemain.
Jika ada tawaran yang dianggap “tepat”, klub biasanya tidak alergi melepas pemain, terutama bila mereka mendapatkan keuntungan finansial yang signifikan.
Itu sebabnya status transfer Idzes tidak akan hanya ditentukan oleh keinginan pemain atau peminat. Ini soal angka:
nilai transfer, struktur pembayaran, bonus berbasis performa, dan klausul tambahan seperti persentase penjualan kembali.
Milan dan Inter Tertarik Karena Apa? Bukan Cuma “Bek Tinggi Badan”
Dalam pembahasan media Italia yang sering dikaitkan dengan rumor ini, Idzes disebut menarik karena profilnya cocok dengan sepak bola modern:
bukan cuma bertahan, tapi juga membantu fase awal serangan melalui build-up.
Alasan yang sering disebut dalam rumor ketertarikan
- Leadership di lini belakang: komunikasi, organisasi, dan pengambilan keputusan saat ditekan.
- Ketenangan saat build-up: bek yang nyaman mengalirkan bola dan tidak panik saat press lawan.
- Konsistensi duel: menjaga jarak, timing tekel, dan disiplin posisi.
- Pengalaman kompetisi: sudah terbiasa dengan intensitas Serie A, yang menuntut detail tinggi.
Efek Komersial: Pasar Indonesia Juga Punya Nilai
Di luar aspek teknis, rumor ini sering dibumbui faktor komersial: pasar Indonesia yang besar dinilai bisa menjadi nilai tambah.
Klub-klub top Eropa paham satu hal sederhana: pemain dengan basis fans kuat bisa memperluas jangkauan brand, penjualan merchandise,
engagement media sosial, dan daya tarik tur pramusim.
Tapi penting dicatat: faktor komersial jarang jadi alasan utama. Itu biasanya bonus tambahan. Fondasinya tetap performa, kebutuhan skuad,
dan kecocokan taktik. Kalau pemain tidak cocok, brand value tidak akan menyelamatkan karier di klub sebesar Milan atau Inter.
Jika Terealisasi, Ini Bisa Jadi Tonggak Baru untuk Sepak Bola Indonesia
Bila Idzes benar-benar pindah ke San Siro dan mendapatkan gaji sesuai proyeksi, ia berpotensi mencetak rekor baru soal level pendapatan pemain Indonesia
di panggung elite Eropa. Bukan semata soal angka, tetapi simbol “naik kelas” yang nyata: dari pemain penting di klub papan menengah, menjadi bagian
dari proyek raksasa yang hidup dengan target trofi.
Namun sekali lagi: semua kembali ke satu hal yang paling membosankan tapi paling menentukan di dunia transfer,
yaitu dokumen resmi dan pengumuman resmi.
FAQ
Apakah Jay Idzes sudah resmi bergabung dengan AC Milan atau Inter Milan?
Belum. Informasi yang beredar masih berupa rumor dan spekulasi tanpa pengumuman resmi dari klub terkait.
Berapa estimasi gaji Jay Idzes di Sassuolo saat ini?
Estimasi yang beredar menyebut kisaran sekitar €800.000 hingga €1.000.000 per musim, tergantung struktur kontrak dan bonus.
Jika pindah ke Milan/Inter, berapa proyeksi gajinya?
Rumor proyeksi gaji yang sering muncul berada di kisaran €1,8 juta hingga €2,5 juta per musim, biasanya dengan kontrak 4–5 tahun.
Kenapa klub besar tertarik dengan Idzes?
Alasan yang sering disebut adalah kemampuan bertahan dan ketenangan saat build-up, serta profil kepemimpinan di lini belakang yang cocok untuk level elite.
