Imbang 4-4 Kontra Bournemouth, Manchester United Dipuji Tampil Mirip Era Sir Alex Ferguson

Imbang 4-4 Kontra Bournemouth – Hasil imbang dramatis 4-4 yang diraih Manchester United saat menjamu Bournemouth di Old Trafford tak menyurutkan pujian terhadap performa Setan Merah. Di bawah asuhan Ruben Amorim, MU dinilai tampil seperti kembali ke era emas Sir Alex Ferguson.
Statistik Pertandingan: MU Dominan Tapi Kurang Sempurna
Pertandingan Premier League yang digelar pada Senin, 16 Desember 2025, dini hari WIB, menyajikan laga penuh tensi di Old Trafford. Manchester United tampil sangat agresif sejak menit awal, bahkan mencatat 17 percobaan tembakan di babak pertama saja, dengan 4 di antaranya tepat sasaran.
Secara total, MU mencatat 25 tembakan dengan 9 mengarah ke gawang dan penguasaan bola sebesar 56%. Sementara itu, Bournemouth memberikan perlawanan ketat dengan 14 tembakan – juga 9 tepat sasaran – dan sukses mencetak empat gol.
MU unggul 2-1 di babak pertama dan sempat memimpin 4-3 hingga menit ke-83. Namun, gol penyama dari Eli Kroupi membuat tim tamu sukses mencuri satu poin dari Old Trafford.
Carragher: “Manchester United Seperti Kembali ke Masa Kejayaan”
Meski hanya meraih satu poin, Jamie Carragher – eks kapten Liverpool yang kini jadi analis Sky Sports – melontarkan pujian tinggi terhadap performa MU.
“Ini adalah penampilan terbaik Manchester United di bawah Amorim. Bahkan mungkin salah satu yang terbaik sejak awal musim, khususnya di 25-30 menit pertama,” ujar Carragher.
Carragher menyebut permainan MU kali ini mengingatkannya pada gaya bermain MU di masa kepemimpinan Sir Alex Ferguson: sepak bola menyerang dengan intensitas tinggi, aliran bola cepat, dan semangat menyerang dari semua lini.
Menurutnya, para pemain depan MU bermain sangat agresif dan positif, dengan penempatan posisi yang tajam serta kreasi serangan yang berbahaya.
Bruno Fernandes dan Lini Serang MU Tuai Apresiasi
Performa kapten MU Bruno Fernandes menjadi sorotan, bersama rekan-rekannya di lini depan seperti Rasmus Højlund, Antony, dan Marcus Rashford. Kreativitas, keberanian mengambil risiko, dan determinasi mereka jadi nilai plus dalam laga ini.
Baca Juga : Posisi Xabi Alonso di Real Madrid Disorot, CEO Bayer Leverkusen Angkat Bicara
Catatan Amorim: Potensi Besar, Tapi Butuh Konsistensi
Dengan hasil imbang ini, MU masih tertahan di peringkat 8 klasemen sementara Liga Inggris dengan 26 poin dari 16 laga. Jika mampu menjaga konsistensi performa menyerang seperti saat menghadapi Bournemouth dan memperbaiki lini belakang, potensi kebangkitan di paruh kedua musim sangat terbuka.
Amorim sendiri sebelumnya mengakui bahwa tekanan sebagai pelatih MU sangat besar, terutama dengan banyaknya eks pemain yang kini menjadi pundit dan rutin melontarkan kritik tajam.
Namun dengan performa yang mulai menjanjikan, publik Old Trafford mulai melihat secercah harapan bahwa era baru sedang dibangun. Tantangannya kini ada pada konsistensi dan mentalitas bertahan di level tertinggi.
