Hansi Flick Akui Barcelona Buruk di Babak Kedua Saat Kalah 1-2 dari Girona

Hansi Flick Akui Barcelona Buruk di Babak Kedua

Hansi Flick Akui Barcelona Buruk di Babak Kedua Saat Kalah 1-2 dari Girona

Hansi Flick Akui Barcelona Buruk di Babak Kedua
Hansi Flick Akui Barcelona Buruk di Babak Kedua

Hansi Flick Akui Barcelona Buruk di Babak Kedua – Barcelona kembali menelan hasil mengecewakan usai tumbang 1-2 di markas Girona. Pelatih Hansi Flick mengakui performa Blaugrana menurun drastis, terutama di babak kedua, hingga membuat timnya kena comeback.

Barcelona Unggul Dulu, Tapi Girona Membalikkan Keadaan

Barcelona bertandang ke Estadi Montilivi pada Selasa (17/2/2026) dini hari WIB dalam lanjutan Liga Spanyol. Tim tamu sempat memimpin lebih dulu lewat gol Pau Cubarsí, namun Girona mampu membalas dan mengunci kemenangan melalui gol Thomas Lemar serta Fran Beltran.

Hasil ini makin menyakitkan karena Barcelona sebenarnya tampil dominan, khususnya pada babak pertama. Mereka menciptakan sejumlah peluang berbahaya, tetapi kegagalan dalam penyelesaian akhir membuat keunggulan tak pernah benar-benar aman.

Flick: “Kami Sangat Buruk di Babak Kedua”

Flick menilai masalah utama Barcelona bukan sekadar gagal memaksimalkan peluang, melainkan turunnya disiplin dan koordinasi setelah jeda. Menurutnya, Barcelona tampil buruk saat bertahan, sehingga Girona mendapat ruang untuk bangkit.

“Kami bermain sangat buruk di babak kedua. Kami buruk secara pertahanan,” ujar Hansi Flick.

Flick menyoroti dua momen krusial yang membuat Barcelona kecolongan. Pada gol pertama Girona, Barca dinilai gagal menyapu bola dengan bersih sehingga situasi berbahaya dibiarkan hidup. Sedangkan pada gol kedua, beberapa pemain Barcelona terpancing fokus ke Joel Roca dan membuat celah terbuka di area yang seharusnya dijaga.

Finishing Tumpul, Dominasi Jadi Percuma

Secara permainan, Barcelona lebih dominan di babak pertama dan mampu membangun serangan dengan intensitas tinggi. Namun, dominasi tanpa efektivitas hanya menghasilkan statistik yang terlihat “bagus” di atas kertas, bukan poin di papan klasemen.

 

Baca Juga : Barcelona Kalah 1-2 dari Girona, Gagal Kudeta Real Madrid di Puncak Klasemen LaLiga

 

Dalam laga seperti ini, detail kecil jadi pembeda: satu peluang yang tidak diselesaikan, satu sapuan yang gagal, dan satu momen kehilangan fokus bisa mengubah hasil. Barcelona mengalami semuanya sekaligus.

Dua Kekalahan Beruntun, Barcelona Masuk Fase Sulit

Kekalahan dari Girona memperpanjang tren negatif Barcelona. Ini menjadi kekalahan kedua beruntun dalam sepekan setelah sebelumnya mereka kalah telak 0-4 dari Atletico Madrid di Copa del Rey.

“Kami tidak dalam suasana hati yang bagus, kami dalam momen buruk. Ini jalan yang panjang untuk kembali berjuang dan merebut posisi pertama,” tegas Flick.

Pernyataan tersebut menggambarkan situasi mental tim yang sedang terpukul. Dalam fase kompetisi yang ketat, bukan hanya taktik yang diuji, tetapi juga karakter dan kemampuan menjaga konsistensi performa.

Dampak ke Klasemen Liga Spanyol: Gagal Kembali ke Puncak

Barcelona gagal merebut kembali posisi teratas klasemen setelah kalah dari Girona. Blaugrana kini mengoleksi 58 poin dan tertinggal dua poin dari Real Madrid di puncak.

Dengan jarak yang tipis, setiap hasil buruk terasa seperti memberi “bonus” ke pesaing langsung. Barcelona tidak punya banyak ruang untuk mengulang performa babak kedua seperti di Montilivi, kalau mereka masih serius mengejar gelar.

Beritabola

Penulis Profesional dan SEO Specialist Untuk beritabolabaru.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *