Home / Berita Umum / Penyalahgunaan Wewenang Tanah Abang Di Selidiki Polisi

Penyalahgunaan Wewenang Tanah Abang Di Selidiki Polisi

Penyalahgunaan Wewenang Tanah Abang Di Selidiki Polisi – Polisi menyelidiki sangkaan penyalahgunaan wewenang dalam pengaturan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Penyelidikan itu berlainan dengan yang dikerjakan oleh Ombudsman.

” Kan gini bentuk yang kita angkat yaitu ada bentuk penyalahgunaan wewenang, bila penyalahgunaan wewenang bermakna ada kewenangan yang dilanggar dalam ketentuan penutupan jalan itu, ” kata Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (5/6/2018) .

Pernyataan Adi di sampaikan untuk menjawab pertanyaan wartawan masalah lanjut atau tidaknya sistem penyelidikan masalah pengaturan Tanah Abang jika Pemprov DKI lakukan penilaian. Adi menyebutkan polisi fokus untuk menyelidiki kerugian yang muncul karena sangkaan pelanggaran kewenangan itu.

” Kewenangan itu kan saksikan dari bagian adakah bentuk kerugian yang muncul, apakah penutupan itu menyebabkan kerugian serta yang lain-lain, ” tutur Adi.

” Nah Ombudsman ini menilainya dari bagian umum serta itu menurut saya perlu saat umum, orang-orang rasakan ada bagian kerugian serta dari bagian kerugian itu ada bentuk penyalahgunaan kewenangan. Nah, hal tersebut yang kelak juga akan kita dalami didalam sistem penyelidikan kita, ” sambung dia.

Tentang masalah pengaturan Tanah Abang ini, ada dua sistem kontrol yang dikerjakan oleh dua instansi berlainan, yakni Ombudsman serta Polda Metro Jaya. Ombudsman sudah menyebutkan penutupan Jalan Jatibaru itu melawan hukum. Kontrol dikerjakan berdasar pada laporan Koperasi Pedagang Pasar (KOPPAS) Kebon Jati Pasar Situs (blog) G Tanah Abang.

Ombudsman lalu memberi referensi pada Pemprov DKI masalah pengaturan Tanah Abang itu. Pemprov juga disuruh bekerjasama dengan polisi tentang pengaturan itu. Polisi yang disebut disini yaitu Ditlantas Polda Metro Jaya.

Di bagian beda, Ditkrimsus Polda Metro juga terima laporan masalah penutupan Jalan Jatibaru itu. Sekjen Cyber Indonesia Jack Boyd Lapian yang memberikan laporan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Dalam masalah ini, polisi sudah mengecek Jack sejumlah 2 x. Terkecuali Jack, polisi juga sudah mengecek sebagian saksi, salah satunya Wakadishub DKI Sigit Wijatmoko serta Kasubag Ketentuan Perundangan Bagian Pembangunan serta Lingkungan Hidup Okie Wibowo.

Dalam perubahannya, penyidik Ditkrimsus Polda Metro juga merencanakan untuk menyebut Ombudsman dalam rencana memahami referensi yang didapatkan pada Pemprov. Ombdusman juga akan di panggil jadi pihak paka.

About admin